Posting Artikel Terbaru

1 to 3 of 27

 

Sponsor: dcityRadio@yahoo.com 15 Feb. 2015 11:03 PM
nophotoJudulDescTanggalCreated_By

35User Image

Nama : Tuti Trisnawati

Npm  : 12429168

Kelas : Khusus

Semester / Jurusan : TI / 7

TUTI 

 

Untuk Mempererat Silaturahmi Antara Dosen Dan Mahasiswa

 

Assalamu'alaikum wr.wb

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah swt yang telah memberikan rahmat serta hidayahnya kepada kita semua, sehingga penulis dapat menyelesaikan artikel ini untuk memenuhi nilai mata kuliah Simulasi dan Pemodelan Sistem.

Silaturrahmi merupakan kata yang sederhana tetapi memiliki makna yang luar biasa. Salah satu makna dalam silaturahmi tersebut adalah ajaran untuk berkasih sayang. Seringkali kita mendengar kata silaturahmi. Bahkan, baik disadari maupun tidak disadari , kita telah melakukan silaturrahmi. Dalam kehidupan sosial, manusia tak bisa dilepaskan dari kata silaturahmi.

Kadangkala, apabila mendengar kata silaturrahmi, maka terbesit sekilas mengenai hari raya idul fitri. Pasalnya, manakala idul fitri telah tiba, maka orang muslim memiliki adat istiadat bersilaturrahmi. Silaturrahminya pun tidak hanya dengan saudara kandung, namun juga dengan seluruh masyarakat, baik tetangga dekat, saudara dekat, saudara jauh, hingga kerabat, tetangga jauh. Umumnya, umat muslim melakukan mudik dihari raya idul selain untuk bermaaf-maafan, tetapi juga bersilaturrahmi dengan sanak saudara.

Namun, pada dasarnya silaturrahmi tidak hanya sebatas pada hari raya idul fitri tetapi juga lebih luas lagi. Artinya, silaturrahmi tidak dibatasi oleh moment maupun waktu, tetapi silaturrahmi dapat dilakukan kapan saja, dan dengan siapapun. Sebagai contoh, seorang mahasiswa yang ingin berdiskusi mengenai tugasnya, sehingga ia mengunjungi rumah temannya guna mendiskusikan tugas kuliah, maka hal ini dapat dikatakan sebagai bentuk silaturahmi. Contoh lain silaturrahmi, seseorang  sedang  mengalami sakit, dan kerabatnya menjenguk orang tersebut guna mendoakannya agar lekas sembuh. Oleh karena itu silaturrahmi dapat dilakukan sewaktu-waktu tanpa dibatasi oleh moment tertentu dan dapat dilakukan kepada siapapun juga baik yang baru bertemu maupun  yang sudah lama dikenal.

Untuk mempererat silaturahmi antara dosen dan mahasiswa kita harus mengadakan kegiatan yang bermanfaat bagi dosen dan mahasiswa, contohnya kita mengadakan acara seminar dengan mendatangkan seorang ahli dalam bidang tertentu  untuk memberikan informasi yang  ia miliki sehingga mahasiswa mendapatkan ilmu dari apa yang telah di sampaikan oleh orang tersebut. Selain itu juga kita dapat mengadakan acara muhasabah atau buka puasa bersama yang dapat mempererat silaturahmi antara dosen dan mahasiswa.

ALLAH SWT memerintahkan setiap manusia untuk selalu memperkuat tali persaudaraan dan membenci umat yang memutuskan tali silaturahmi. Adapun, makna yang terkandung dalam perintah tersebut adalah menyambung hubungan silaturrahmi dengan kerabat dan dilarang keras memutuskannya. Apabila seseorang memutuskan hubungan silaturahmi, maka ALLAH SWT juga akan memutuskan hubungan dengan orang tersebut. Kemudian, memberikan kepada kerabat atau sesama umat manusia apa yang telah menjadi haknya. Sebagaimana dalam QS. Al-Isra’ 17 : 26 dikemukakan “Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros”. Selanjutnya, mengandung makna untuk selalu berbuat baik dengan sesama umat manusia. Sebagaimana dalam QS.Al-Nisa (4): 36 disebutkan “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri”.

Silaturrahmi memiliki banyak keutamaan. Pertama, silaturrahmi dapat menyambung dan mempererat persaudaraan. Apabila kita memiliki saudara yang tempat tinggalnya jauh, terpisahkan oleh jarak, wilayah, propinsi, pulau atau negara, maka dengan bersilaturahmi maka tali persaudaraan akan tersambung. Bahkan, silaturahmi tersebut dapat memelihara persaudaran dan memperkuat hubungan kekeluargaan.

Silaturrahmi dapat membangun dan memperkuat networking. Meskipun kita baru mengenal seseorang atau hanya sekali bertemu, maka dengan bersilaturahmi kita akan memperoleh jaringan pertemanan ataupun bisnis. Apabila kita tidak melakukan silaturahmi, maka kita belum tentu memiliki networking. Jejaring atau kerjasama dapat terjalin dengan baik manakala kita selalu melakukan silaturahmi.

Selain memperluas networking, silaturahmi dapat mencegah perpecahan dan mempererat persatuan dan kesatuan. Demikian pula silaturahmi dapat mencegah salah berkomunikasi. Manakala manusia membatasi diri untuk tidak bertemu dengan orang lain, maka perpecahan akan mudah terjadi. Kadangkala, suatu masalah terjadi apabila tidak ada komunikasi secara langsung dengan bertatap muka. Salah informasi dan pemahaman semakin besar terjadi  seiring dengan adanya jarak antara sesama manusia.  Sebaliknya, apabila seseorang menjalin silaturahmi, maka salah komunikasi dan perpecahan dapat dihindari dengan kontak komunikasi baik. Begitu pula, apabila dilihat lebih luas lagi dalam konteks berbangsa  dan bernegara, maka silaturahmi dapat menjadi solusi dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan.

Lain daripada itu, silaturahmi akan mendatangkan rezeki dan memanjangkan umur. Apabila seseorang memutus silaturahmi, maka pintu rezekinya akan tertutup. Di lain sisi, manakala seseorang selalu memupuk dan memelihara silaturahmi maka selain rezekinya bertambah, silaturahmi juga akan dapat memanjangkan umurnya. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW : Siapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan diluaskan rezekinya, hendaklah ia melakukan silaturrahmi.

Dalam pada itu, silaturahmi merupakan salah satu bentuk ibadah sosial. Selain mempererat tali persaudaraan, silaturahmi juga akan mendatangkan pahala bagi yang melaksanakannya karena silaturahmi mengandung nilai-nilai ibadah. Pendek kata, silaturahmi sebagai bentuk muamalah dengan sesama manusia. Demikian pula, nilai-nilai yang terkandung dalam silaturahmi memiliki makna yang mendalam. Sebagaimana dalam sabda Rasulullah SAW  dikemukakan  “Tak ada ibadah yang paling cepat mendatangkan pahala daripada silaturrahmi, dan tak ada durhaka yang paling cepat mendatangkan siksa daripada berbuat zalim kepada sesama dan bersumpah palsu alias melakukan kebohongan publik”. Oleh karena itu, hendaknya kita selalu menjaga dan memelihara silaturahmi guna kehidupan yang indah, aman, nyaman dan harmonis serta selalu mendapat ridho Allah SWT. Bagaimana anda menyikapinya?

Demikian artikel yang saya buat semoga bermanfaat bagi kalian, apabila ada kekurangan atau kelebihan mohon di maafkan.

Wassalamu'alaikum wr.wb

2015-12-01 16:24:09nukaseptea

 

 

1 to 3 of 27

 

Thanks,
STMIK-CIKARANG

STMIK CIKARANG